Furnitur Akar Kayu Jati dan Ulin Dengan Kualitas Tinggi

Diposting pada

Jati merupakan tumbuhan asli dari Burma yang menyebar hingga Asia selatan dan Asia Tenggara. Tumbuhan ini termasuk dalam kategori tropis dengan tingkat pertumbuhan yang rendah. Furnitur asli kayu jati dihargai sangat mahal arena kualitas dan daya tahannya. Kayu jati juga dimanfaatkan untuk keperluan industri lain. Kayu kedua yang tidak kalah kuat adalah kayu ulin. Tipe kayu ini hanya ada di Kalimantan dan terkenal dengan nama kayu besi.

 

Mengenal Furnitur Akar Kayu Jati

Akar kayu jati juga memiliki kualitas yang sama dengan batangnya, bahkan lebih baik. Banyak furnitur akar kayu jati yang dijual di pasaran dengan beragam model dan desain. Mengapa akar digunakan sebagai furnitur? Beberapa waktu lalu, akar pohon akan dibiarkan mengering hingga menjadi kayu baka. Untuk kebutuhan industri, akar memang bukan pilihan utama. Namun, akar kayu menjadi bahan dasar dari kerajinan dapat berupa hiasan, patung, atau furnitur. Untuk yang terakhir, akar kayu akan dibentuk berdasarkan pola dari akar itu sendiri.

 

Furnitur akar kayu jati terdiri dari dua macam. Yang pertama adalah furnitur utama yang umum digunakan seprti meja atau kursi. Jenis furnitur ini memang tidak biasa karena harus menyesuaikan dengan kondisi dari akar. Pembuatan furnitur sebenarnya sangat mudah dan tidak terlampau sulit mengingat meja atau kursi adalah tipe mebel yang mengedepankan fungsional. Pengrajin meratakan bagian atas kemudian menghaluskannya. Untuk meja, bagian kaki-kaki harus disetarakan sehingga memiliki permukaan yang rata dan stabil. Kursi dapat memiliki sandaran atau tidak tergantung dari bentuk akar yang didapat.

 

Perlu anda ketahui, akar kayu jati yang memenuhi kriteria sangat sulit didapatkan. Kayu jati yang berdiameter 50 cm membutuhkan waktu lebih dari sepuluh tahun untuk siap ditebang. Akarnya pun sangat kecil dan tidak sesuai dengan kebutuhan. Pengrajin menggunakan bahan campuran untuk menjadikan akar ini dapat dibentuk sebagai meja. Jadi furnitur akar kayu jati tidak benar-benar berasal dari akar. Bagian kaki-kaki adalah akar kayu sedangkan penampang atas adalah kayu jati murni dari batangnya.

 

Furnitur berbahan dasar akar jati memiliki harga lebih mahal dibandingkan dengan furnitur asli kayu jati. Kualitas dan tipe pengerjaan mempengaruhi harga. Pengrajin membutuhkan waktu untuk mengangkat akar dari tanah dan tetap dalam bentuk yang tidak cacat. Mereka tidak dapat menggunakan peralatan potong biasa. Area sekitar akar harus digali terlebih dahulu kemudian akar dipotong pada pangkalnya. Jati adalah tipe pohon berakar tunggang jadi akar bercabang ke segala arah. Tentu saja, yang dimanfaatkan adalah bagian atas dan sedikit batang hasil penebangan. Prosesnya membutuhkan waktu lama hingga siap menjadi meja dan digunakan sebagai furnitur.

 

Tentang Furnitur Akar Kayu Ulin

Kayu jati merupakan kayu terbaik karena kualitas dan daya tahan. Kayu lain yang yang juga populer karena kekuatannya adalah kayu ulin atau besi. Kalimantan merupakan daerah asal kayu ulin dan hingga kini masih sulit menanamnya di luar Kalimantan. Kayu ini memiliki massa jenis besar serta bobot yang sangat berat.

 

Penggunaan furnitur untuk kayu ulin memang tidak banyak. Kayu ini cenderung dimanfaatkan untuk industri besar seperti perkapalan, transportasi, kereta api, dan perumahan. Kapal-kapal menggunakan kayu jati dan ulin untuk mencegah serangan rayap. Namun, kayu ulin lebih unggul dalam hal daya tahan tanpa pelapis. Jembatan-jembatan di daerah Kalimantan dibuat puluhan bahkan ratusan tahun lalu. Jembatan tersebut menggunakan kayu ulin yang kokoh untuk menyangga beban dan tahan dari berbagai macam cuaca.

 

Saat ini, furnitur akar kayu ulin juga mulai mendapatkan perhatian. Kayu-kayu ditebang kemudian digunakan pada industri besar. Akar-akar dari kayu tersebut dimanfaatkan untuk kerajinan dan furnitur. Sebagaimana umumnya furnitur dari jati, akar kayu ulin juga dimanfaatkan untuk membuat meja atau kursi. Sangat jarang akar kayu untuk lemari atau kotak penyimpanan. Tentu saja, furnitur disesuaikan dengan permintaan dan kemampuan pengrajin.

 

Ada dua tipe furnitur akar kayu ulin yaitu murni dan campuran. Akar kayu yang digunakan untuk furnitur harus utuh dan besar, terutama untuk meja. Bagian atas diratakan kemudian dibentuk kaki-kaki sejalan dengan bentuk akar tersebut. Tentu saja, usia kayu ulin sudah puluhan tahun jika ingin mendapatkan furnitur kayu murni. Tipe kedua adalah campuran. Furnitur dapat dicampur dengan batang kayu atau material lain seperti logam dan kaca. Untuk meja, akar kayu dimanfaatkan sebagai kaki-kaki penahan sedangkan permukaan atasnya adalah kayu murni.

 

Ada juga yang menggunakan kombinasi antara furnitur asli kayu jati dan akar kayu ulin. Kayu jati digunakan untuk bagian atas agar lebih menarik dari sisi estetika. Kayu ulin ditempatkan di bagian bawah karena sifatnya lebih keras dan daya tahan tinggi. Kombinasi ini tentu tidak murah karena Anda harus merogoh kocek lebih untuk tipe kayu jati asli dan akar kayu ulin yang langka.

 

Kayu ulin dan jati memiliki kelebihan dan kekurangan masing, termasuk juga akar-akarnya. Kedua masuk dalam kategori akar tunggang dan mampu hidup puluhan tahun hingga tercipta diameter batang yang lebar. Akar kayu jati umum digunakan untuk furnitur dibandingkan dengan ulin. Namun, para pengrajin telah berekspansi untuk menjadikan kayu ulin pilihan terbaik agar tercipta furnitur yang bermutu tinggi. Yang masih menjadi masalah dalam furnitur akar kayu ulin adalah ketersediaan bahan baku. Pengrajin di luar Kalimantan harus memesan lebih dahulu akar tersebut. Namun, hasil yang diperoleh setara dengan pengorbanan yang dikeluarkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *