Kualitas Kayu Jati Dan Tips Tepat Memilih Furniture Dari Kayu Jati

Kualitas Kayu Jati Dan Tips Tepat Memilih Furniture Dari Kayu Jati

Diposting pada

Sofa Kayu Jati Modern adalah salah satu furniture yang banyak diimpikan oleh para ibu rumah tangga. Selain dikenal dengan kualitas kayunya lebih terjamin, desain dari furniture dengan bahan kau jati pun umumnya tampil lebih menarik dan memberikan kesan natural yang jauh lebih kental. Tidak heran jika kaum pria atau bapak-bapak pun juga menjadikan furniture yang satu ini sebagai pilihan tepat untuk rumah hunian yang dimlikinya. Namun meskipun dikenal dengan kualitas terbaik, nyatanya setiap produk yang dihasilkan oleh kayu jati itu pun memiliki tingkat ketahanan yang berbeda-beda. Hal ini berkaitan dengan penggunaan bahan dari kelas kayu yang berbeda. Untuk memahami lebih lanjut pembagian dari kelas bahan-bahan furniture dari kayu jati tersebut, berikut ini akan penulis jelaskan perbedaan yang dimilikinya secara singkat, diantaranya :

Grade A

Furnitue yang termasuk dalam kelas ini berkaitan dengan penggunaan bahan yang hanya diambil dari bagian tengah kayu jati saja atau lebih dikenal dengan sebutan heart wood. Untuk jenis kayu jati yang  satu ini ia dikenal dengan serat serta warnanya yang sama. Selain itu tekstur yang dimilikinya pun jauh lebih stabil , sehingga dalam pembuatannya pun tidak akan mudah bengkok atau pun menyusut, Itulah sebabnya grade A dikenal sebagai furniture dengan tingkat ketahanan paling lama

Grade B

Untuk furniture Grade B ia akan dibuat dari bagian luar jantung kayu jati atau luar heart  woof. Dalam kayu jati ini, keberadaan butiran, warna, serta serat yang dimilikinya berada dalam kondisi yang tidak rapat juga tidak sama. Karena itulah pembuatan furniture yang dilakukan pun akan dibuat dengan  bantuan semi mesin. Bagian kayu ini juga dikenal dengan tingkat minyaknya yang lebih rendah. Namun bukan berarti kualitas furniture yang dimilikinya jelek, karena banyak pula diamtaranya furniture dari kelas atau Grade B yang juga tahan lama untuk anda gunakan.

Grade C

Untuk bagian terakhir yaitu grade C adalah jenis furniture yang hanya menggunakan bagian luar atau sap wood dari kayu jati saja. Jenis furniture dari bahan yang satu ini umumnya hadir dengan kualitas serta warna yang berbeda antara satu dengan lainnya. Tidak hanya itu saja, kayu ini juga memiliki resiko yang jauh lebih besar dan banyak seperti halnya bagian yang bengkok, retak, mengerut, dan beberapa resiko lainnya. Sedangkan untuk stabilitas yang dimilikinya pun tidak sekuat jenis kayu jati pada grade A atau B. Namun untuk keunggulannya itu sendiri hadir melalui biaya yang dapat anda keluarkan dengan lebih terjangkau.

Demikianlah penjelasan singkat untuk perbedaan dari furniture atau Perabot Jati Nilai 3 grade yang berbeda antara satu dengan lainnya. Bagi anda yang ingin memiliki furniture atau pun perabot dari bahan kayu jati tersebut, selain dapat memperhatikan hal di bagian atas tadi, anda juga dapat mengikuti beberapa tips tepat di bagian bawah ini :

  1. Menghindari pembelian furniture dengan bagian cocoh

Apa itu yang dimaksud dengan cocoh? Cocoh adalah istlah yang digunakan untuk menyebutkan lubang-lubang kecil yang seringkali terdapat pada bahan kayu jati. Cocoh umumnya muncul ketika kayu jati tersebut dijadikan sebagai tempat tinggal oleh para serangga seperti halnya Trocoh. Jenis furniture dengan bagian yang satu ini wajib untuk dihindari karena bagian kayu yang dimilikinya pun jauh lebih rapuh, sehingga tidak dapat bertahan dalam jangka waktu yang cukup lama.

  1. Pemilihan jenis kayu jati yang lebih tepat

Pada tips kedua ini anda dapat memilih kayu jati sesuai dengan tingkat kebutuhan yang anda miliki. Karena pada dasarnya kayu jati yang digunakan untuk pembuatan furniture itu pun hadir dengan pilihan yang lebih beragam. Ada yang dibuat dengan menggunakan jati yang masih berusia muda dan ada pula furniture yang dibuat dengan jenis kayu jati berusia tua. Jika anda ingin mendapatkan tingkat ketahanan furniture yang jauh lebih lama, maka pilihlah jenis furniture yang berbahan dasar dari kayu jati berusia tua.

  1. Perhatikan finishing furniture yang dimilikinya

Meskipun kayu jati tampil dengan kualitas terbaik, namun pastikan pula untuk tetap memperhatikan bagian finishing yang dimilikinya. Produk furniture dari kayu jati yang memiliki kualitas terbaik umumnya ditandai dengan finishing yang lebih tebal, sehingga setiap pori-pori yang dimilikinya pun tertutupi dengan lebih rapat. Hal ini juga ditunjukkan dengan bagian permukaan furniture yang tampil dengan lebih halus dari sebelumnya.

  1. Perrhatikan kontruksi dari bagian furniture tersebut

Kontruksi furniture itu sendiri memang tidak dapat anda periksa dengan lebih tepat. Namun untuk mengujinya anda dapat melihat bagaimana furniture tersebut tampil dalam memberikan kenyamanan serta tingkat kekokohan yang dimiliki olehnya. Seperti halnya furniture sofa yang dibuat dari kayu jati. Jika sofa tersebut dibuat dengan kontruksi yang baik, maka ia pun dapat anda gunakan dengan perasaan lebih nyaman, dan memiliki tingkat kekuatan yang bagus. Dengan kata lain, kursi tersebut tidak mudah rusak dan dapat membuat para penggunanya betah untuk menggunakannya dalam jangka waktu lama.

  1. Pilihlah furniture kayu jati yang asli seperti halnya furniture jati dari jepara

Furniture yang disediakan oleh jepara ini dikenal sebagai jenis furniture berkulitas tinggi, yang bahkan hal ini tidak hanya dibuktikan oleh para penggunanya di Indonesia saja, karena furniture jepara juga telah banyak dikenal dalam dunia internasional. Selain banyak dipercaya oleh masyarakat sekitar dan bahkan mancanegara, furniture khas jepara ini juga dikenal karena ukiran yang dimilikinya yang telah menjadi ciri khas secara turun temurun. Sementara itu untuk bagian Plitur Kayu Jati yang dimilikinya pun umumnya tampil dengan kualitas terbaik, sehingga tidak pernah mengecewakan para penggunanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *