MENGENAL SENI UKIR KAYU DENGAN KAYU JATI

MENGENAL SENI UKIR KAYU DENGAN KAYU JATI

Diposting pada

Membuat karya seni memang bukanlah hal yang mudah, terlebih karya seni tersebut medianya adalah kayu. Hal ini biasanya disebut juga dengan seni ukir. Setiap orang memiliki cara membuat ukiran kayu tersendiri, namun tujuannya tetap sama yaitu menghasilkan ukiran yang bagus dan berkualitas. Teknik tersebut yang nantinya menghasilkan produk yang bagus dan menarik para pembeli. Produk seni ukir kayu ini memang masih banyak peminatnya, baik itu dalam hal furniture, hiasan, dll. Bagi pecinta seni ukir memang ada kesan tersendiri terkait hal ini. Sekalipun teknik yang digunakannya berbeda, namun pada umumnya seniman memiliki teknik umum yang biasanya dilakukan dalam mengukir kayu.

Teknik umum dalam seni ukir

  1. Teknik Chip

Teknik pertama yang biasanya digunakan oleh seniman yaitu teknik chip. Teknik ini juga disebut dengan ukiran sendok. Teknik ini dilakukan dengan cara memotong bagian kayu yang datar sehingga muncul ukiran. Ukiran inilah yang nantinya memberi dampak tiga dimensi pada kayu datar tersebut. Dalam melakukan teknik ukir jenis ini, alat- alat yang digunakan seperti pahat, palu, pisau ukir, dll. Sekalipun memang tampak tidak modern namun alat- alat tersebut berperan penting teknik ini. Kebanyakan teknik chip digunakan pada potongan kayu yang besar sehingga alat- alat yang digunakannya juga harus mendukung dengan media ini.

  1. Teknik membuat pola

Teknik ukiran dengan membuat atau menggambar pola seperti ini mungkin memang sudah sering anda dengar. Teknik ini adalah teknik lama dan mudah yang masih digunakan. Dalam hal ini, pola- pola tertentu bisa digambar terlebih dahulu baik dari blok kayu atau panel. Dalam hal ini anda dituntut kreatif dan selalu berinovasi agar pola yang digambar tidak monoton. Buatlah pola yang unik bukan yang sudah ada pada umumnya. Jika demikian tentunya pemasarannya nantinya susah karena ukiran yang anda buat juga sama dengan yang lain.

  1. Teknik ukir memutar

Teknik yang ketiga ini memang teknik yang sulit. Untuk membuat teknik ukir memutar ini harus dilakukan oleh orang- orang yang ahli dan berpengalaman. Alat- alat yang dibutuhkan juga lebih lengkap dari teknik lainnya. Sekalipun rumit namun hasil produknya tidak akan mengecewakan.

Peralatan yang dibutuhkan

Setelah mengetahui tekniknya, hal yang penting juga adalah mempersipkan alat- alat yang dibutuhkan. Semakin lengkap alatnya, semakin nyaman pula anda mengukirnya. Berikut adalah alat- alat yang biasanya dibutuhkan.

  1. Pahat yang terdiri dari pahat kuku, pahat lurus, pahat setengah lingkaran, pahat penatar, pahat miring 2 batang.
  2. Palu kayu.
  3. Alat- alat pertukangan seperti gergaji, kapak, siku- siku, dll.
  4. Batu asah, yang terdiri dari dua jenis yaitu batu asah kasar dan batu asah halus.
  5. Ini adalah satu hal yang sangat penting. Bahan yang perlu dipersiapkan yaitu kayu sebagai bahan utamanya. Selain itu, bahan penunjang lainnya untuk finishing juga perlu dipersiapkan seperti cat, politur, tinner, dll.

Seni ukir dengan kayu jati

Sebenarnya dalam membuat seni ukir kayu ini banyak jenis kayu yang digunakan, namun jenis kayu jati adalah yang paling banyak diminati oleh masyarakat. Hal ini dikarenakan ukiran kayu jati memiliki kelebihan tersendiri. Tidak hanya itu, harga kayu jati ini juga lebih mahal dibanding dengan kayu lainnya. Selain karena memang memiliki keunggulan, ukiran dengan kayu jati peminatnya selalu meningkat. Untuk mengetahui beberapa kelebihan seni ukir yang menggunakan kayu jati adalah sebagai berikut.

  1. Lebih kuat dan awet

Kayu jati sudah terkenal dan terbukti kuat, tahan terhadap cuaca apapun. Jika sudah kuat, secara otomatis kayu jati ini juga awet, tidak mudah lapuk diletakkan dimanapun. Hal menarik lainnya dari keawetan kayu jati ini adalah tidak mudah dimakan oleh rayap. Rayap sebagai salah satu hewan perusak kayu tidak menyukai kayu jati sehingga furniture atau hiasan ukir anda aman dari hewan pengganggu satu ini. Dengan kelebihan tersebut, wajar jika banyak orang yang memilih kayu jati sebagai bahan dasar furniturenya.

  1. Proses pengerjaannya lebih mudah

Sekalipun kuat, kayu jati ini tetap mudah dipotong. Hal inilah yang menjadikan kayu jati ini mudah dibentuk dan pengerjaannya lebih cepat. Kayu jati yang nantinya sudah diampelas akan memiliki tekstur yang licin. Jadi tak heran jika banyak orang menjatuhkan pilihannya pada kayu jati ini.

  1. Produk hasil ukir terlihat lebih mewah

Selain dua kelebihan yang sudah disebutkan di atas, kelebihan lainnya yang perlu anda ketahui adalah produk hasil dari kayu jati ini terlihat lebih mewah. Dengan kehalusannya, tekstur yang lembut, keindahan warnanya menjadikan produk terlihat mewah. Oleh karena itu, kayu jati ini banyak diolah menjadi beragam jenis mebel.

Motif ukiran kayu

Pada dasarnya setiap daerah memiliki ciri khas tersendiri dari setiap ukirannya. Hal itulah yang menjadikan produk tersebut dikenal. Misalnya daerah jawa dan kalimantan tentu memiliki motif ukiran yang berbeda. Namun dari perbedaan tersebut tetap ada persamaannya. Semua motif gambar ukiran kayu yang ada di Indonesia tetap menggunakan beberapa motif berikut.

  1. Motif daun pokok, Motif ini yang disebut dengan motif inti dari sebuah ukiran kayu tersebut.
  2. Motif simbar, motif ini termasuk motif penghias. peletakan motif biasanya dibagian depan motif daun pokok.
  3. Motif angkup, motif ini terletak dibagian punggung daun pokok. Bentuknya seperti daun menelungkup.
  4. Motif pecahan, adalah motif yang bentuknya berupa sobekan daun. Motif ini sebagai pemanis dari motif yang ada.
  5. Motif benang, seperti namanya motif ini berbentuk garis yang terdapat pola utamanya. Fungsi motif ini adalah pelengkap motif bidang yang ada.
  6. Motif trubusan, bentuknya yaitu daun kecil dan letaknya di sekitar daun pokok. Sama seperti motif benang, fungsi motif ini adalah pelengkap untuk mengisi bagian yang kosong agar terlihat lebih manis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *