Perbedaan Seni Ukiran Kayu Jepara dan Bali yang Perlu Anda Ketahui

Diposting pada

Tahukah Anda bahwa salah satu seni yang ada di Indonesia adalah seni ukir. Untuk membuatnya dapat menggunakan atau memanfaatkan beberapa bahan salah satunya yaitu kayu. Kayu-kayu ini akan diolah menjadi sebuah seni yang berupa gambar-gambar unik dan cantik lalu berubah menjadi ukiran kayu sederhana. Proses pembuatannya sangat panjang dan rumit sehingga membutuhkan ketelatenan, kesabaran dan juga keterampilan supaya menghasilkan produk terbaik. Kerajinan kayu ini memang dapat Anda temui di berbagai daerah seperti Jepara dan Bali. Namun, tahukah Anda bila kedua kerajinan ini ternyata memiliki perbedaan yang menjadi ciri khas tersendiri dan menjadi daya tarik konsumen baik dari motif ukiran kayu serta model ukirnya.

ukiran jepara 5

Ciri Khas Pada Seni Ukiran Kayu Jepara

Jika berbicara mengenai ukiran kayu, pastinya Anda akan teringat Jepara karena memang produk yang ada sudah terkenal sampai ke mancanegara. Selain itu, Jepara juga merupakan daerah penghasil ukiran mebel terbesar di Indonesia karena perkembangannya sangat pesat dalam industri ukiran kayu sederhana. Kualitas yang dimiliki pun sudah tidak diragukan lagi. Beberapa jenis kayu yang dipilih sebagai bahan ukiran adalah jati, mahoni, pinus, sono, meh, sengon, dan damar. Sebenarnya, bila Anda memperhatikan dengan lebih seksama ukiran kayu disini mempunyai karakteristik yang menjadi ciri khas dan dapat dibedakan dengan ukiran dari daerah lainnya. Beberapa ciri khas tersebut terletak pada motif, tampilan ukiran serta corak dari ukiran itu sendiri.

ukiran jepara 4

Karakteristik yang sangat menonjol pada ukiran kayu Jepara terletak pada motifnya. Pada motif ukiran kayu ini, Anda akan melihat daun pokok yang membentuk relung dan mendeskripsikan tanaman menjalar. Pada tiap ujung relungnya terdapat beberapa daun krawing yang menjumbai dan dinamis. Tangkai relungnya panjang dan membentuk melingkar sehingga menjadi pemanis hiasan dan mengisi ruang. Pada setiap tangkainya juga terdapat daun trubusan yang keluar bebas. Ragam hias yang seperti ini menjadi ciri khas tersendiri yang dapat membedakannya dari ukiran kayu lainnya.

ukiran jepara3

Tampilan ukiran kayu Jepara yang ada juga sangat rapi dan tidak kaku. Hal ini menjadi daya tarik pelanggan karena hasil produk ukiran indah dipandang mata dan sangat menarik. Selain itu, tampilan ukiran yang ada sangat fleksibel sehingga cocok diaplikasikan dimanapun seperti eksterior ataupun interior. Beberapa tampilan ukiran yang luwes ini terdapat di beberapa kerajinan kayu seperti lemari, pintu, tempat tidur, kursi, meja dan lain sebagainya.

ukiran jepara2

Corak yang terdapat pada ukiran kayu Jepara dapat dilihat dari dua sisi yang berbeda seperti motif keluarnya daun Trubusan yang ada pada tangkai relung dan cabangnya. Selain itu, corak yang ada tidak selalu monoton atau mengikuti jalannya perkembangan zaman. Dengan corak yang berubah-ubah ini, membuat ukiran kayu menjadi lebih modern tetapi minimalis sehingga banyak orang menyukai model pada ukiran kayu ini.

ukiran jepara1

Ciri Khas Pada Seni Ukiran Kayu Bali
SILAHKAN KLIK NEXT PAGE

One thought on “Perbedaan Seni Ukiran Kayu Jepara dan Bali yang Perlu Anda Ketahui

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *